Kadang – kadang kita tak menyadari kerusakan – kerusakan terhadap perangkat komputer dan lambatnya jaringan komunikasi data disebabkan oleh tidak baiknya kondisi grounding dirumah atau ditempat kita bekerja, untuk itu perlu kiranya kita lakukan evaluasi dan instalasi grounding yang baik.
Banyak organisasi yang mengeluarkan rekomendasi dan standard untuk grounding sebagai proteksi seperti NEC (National Electrical Code), ANSI (American National Standards Institute), TIA (Telecommunications Industry Standard). Grounding yang baik selain untuk proteksi plant dan peralatan, juga akan menambah reliability alat dan mengurangi kerusakan akibat sambaran petir atau gangguan sistem. Fungsi fungsi lainnya: menstabilkan potensial sirkuit sistem tiga fasa, mengurangi gangguan akibat interferensi sinyal EMI, RFI dan noise pada sistem komunikasi dan komputer.
Standar yang umum digunakan adalah dari NEC, yaitu resistansi tanah lebih kecil dari 25 Ohm untuk grounding pemukiman, lebih kecil dari 5 Ohm untuk industri dan telekomunikasi, sekitar 1 atau 2 Ohm untuk komputer dan peralatan control process.
Instalasi :
Instalasi kabel ketiap catuan outlet harus 3 kabel, yaitu :
Phasa (tegangan AC)
Netral (Ground dari PLN)
Ground (Kabel yang ada di lokasi meteran PLN)
Instalasi secara umum yg biasa dilakukan untuk adalah memakai System Elektroda Rod spt dibawah ini :

Berbagai macam type grounding :
Ground Rod, tipe grounding yang terbuat dari kuningan untuk ground yang terhubung ke tanah dan dilengkapi dengan bak control (untuk pengukuran)

Elektroda Pita, system grounding yang menggunakan dasar plat tembaga sebagai elektroda pita yang dihubungkan dengan kabel dengan bak control

Elektroda Plat, system grounding yang menggunakan plat tembaga sebagai elektroda platnya yang dihubungkan dengan kabel ke bak control

Integrasi Grounding, system grounding yang menggabungkan grounding penangkal, petir, data dan listrik.
